Penjelasan Tentang Keputihan, Penyebab dan Cara Mengatasinya
KawandNews.com - Apa itu keputihan (fluor albus? Keputihan adalah keluarnya cairan bukan darah yang berlebihan dari kelamin perempuan (vagina)
Apakah keputihan selalu berarti ada yang tidak normal?
Keputihan dapat bersifat normal/fisiologis maupun abnormal/patologis.
Dari mana sumber keputihan normal ?
Keputihan normal mengandung lepasan jaringan vagina, jaringan leher rahim, lendir endoserviks dan bakteri yang baik terutama golongan Lactobacillus. Sekret vagina ini adalah sesuatu yang alamiah untuk membersihkan diri, sebagai pelicin dan pertahanan dari berbagai infeksi. Siklus mens berpengaruh pada jumlah cairan yang keluar dari vagina. Pada fase pematangan telur (fase folikel) jumlah cairan yang keluar makin meningkat dan mencapai puncaknya pada saat ovulasi. Setelah itu kualitas cairan menjadi lebih kental.
Bagaimana ciri-ciri keputihan yang normal ?
Keputihan masih tergolong normal bila :
Bentuknya cair/encer
Warna bening atau sedikit putih
Jumlahnya sedikit
Hampir tidak berbau
pH asam, antara 3,8 – 4,5
Tidak menimbulkan rasa gatal atau nyeri.
Lalu bagaimana ciri-ciri keputihan yang abnormal/patologis ?
Bila cairan yang keluar dari vagina memiliki karakteristik seperti di bawah ini :
Bentuknya kental
Berwarna putih susu, kuning atau hijau
Dalam jumlah banyak
Berbau tidak sedap
Menimbulkan gatal kadang nyeri pada genital dan sekitarnya
Mengandung darah
Apa penyebab keputihan yang abnormal/patologis ?
Hygiene yang jelek
Pemakaian obat-obatan dalam waktu lama, terutama antibiotik
Stress
Infeksi. Dapat disebabkan oleh bakteri, gonorrhoe, parasit trichomonas, jamur Candida dan virus (HPV, Herpes, AIDS)
Kanker leher rahim
Apa Dampak dan Bahaya Komplikasi keputihan abnormal/patologis ?
Infeksi vagina yang tidak dikelola dengan baik dapat menyebar ke sistem reproduksi bagian atas sehingga memicu radang, penyumbatan lubang dan saluran sistem reproduksi. Ini dapat mengakibatkan infertilitas/kemandulan.
Apa pemeriksaan penunjang untuk keputihan abnormal/patologis ?
Untuk memastikan penyebab keputihan abnormal maka dokter akan menyarankan pemeriksaan sekret vagina dan Pap smear, pada kasus tertentu perlu dilanjutkan biakan kuman dan tes resistensi.
Bagaimana Cara Mengatasi Keputihan ?
1. Tanpa Obat
Menjaga daerah genital agar tetap bersih dan higienis
Hindari mandi / berendam pada kolam umum
Gunakan celana dalam dari bahan katun, tidak menggunakan celana dalam yang ketat.
Mengurangi stress
2. Dengan obat
Konsultasikanlah dengan dokter karena dokter akan memberikan obat-obatan sesuai dengan penyebab keputihan yang dialami. Bila setelah pengobatan dari dokter (umumnya dengan antibiotik dan anti jamur) keputihan tidak juga sembuh, maka sebaiknya dicek kembali. Keputihan yang terus menerus dapat disebabkan karena ada nya penyakit serius seperti kanker leher rahim. Ini biasanya ditandai dengan cairan banyak, bau busuk, sering disertai darah tak segar.(blogbugar.com)




